Revisi UU Ketenagakerjaan

Agt 16, 2019

Tulisan ini disalin dari:

Alasan-alasan GEBRAK (Gerakan Buruh Bersama Rakyat) menolak revisi UU13/2003/ketenagakerjaan.

  1. Revisi hanya melibatkan pengusaha.

Namanya Undang-undang ketenagakerjaan, kok para tenaga kerja sebagai pihak yang akan paling berdampak tidak diikutsertakan.

2. Deregulasi tenaga kerja sama dengan penghilanngan jaring pengaman bagi pekerja.

Revisi versi pengusaha dimaksudkan untuk melonggarkan tanggung jawab mereka sebagai pemberi kerja. Sekarang aja kita sudah dibuat sengsara, bagaimana kalau deregulasi jadi terlaksana.

3. Negara angkat tangan dari tanggung jawabnya untuk melindungi pekerja.

Alih-alih memberi kartu merah bagi para pengusaha yang telah melanggar regulasi ketenagakerjaan yang ada. Pemerintah malah memberikan karpet merah dengan melemahkan perlindungan pekerja.

4. Flexible workers sama dengan disposable workers.

Fleksibel bagi pengusaha berarti keleluasaan memakai dan membuang tenaga kerja sesukanya. Fleksibel bagi pengusaha sama dengan perentanan dan pemiskinan terstruktur bagi kelas pekerja.

Selain itu, cuti haid yang bakal dihapuskan, sistem outsourcing yang bakal diperluas, masa kontrak sebelum menjadi pekerja tetap bakal diperpanjang.

Daftar usulan perubahan:

usulan perubahan uu ketenagakerjaan